Jika orang lain berlomba mendapatkan tatapan itu,
Mungkin aku tidak. Mungkin aku tak ingin.
Karena ku tahu, aku tak sanggup.
Tak sanggup menatap mata indah itu.
Tak sanggup menahan lengkungan senyum di bibirku.
Tak sanggup bila hati ini hidup kembali.
Dan tak sanggup bila kemudian harus menahan sakit lagi.
Ketika sebuah hati telah hancur tersakiti,
Mengapa rasa itu akan tumbuh kembali?
Mengapa tidak mati saja?
Mengapa seseorang dibiarkan tersakiti berulang kali?
Padahal rasanya begitu mencekat hati.
Jika dapat aku memohon,
Biarkanlah hati ini mati.
Dan kuizinkan angin dingin menyelimuti.
Biarkanlah hati ini hidup sendiri.
Dengan kesepian yang sunyi.
Dan biarkanlah aku tetap berdiri.
Tanpa seseorang yang menemani.