Minggu, 02 Oktober 2016

Wild Rose (2)

Mungkin tak pernah terbesit di otakmu,
bahwa aku mengagumimu.

Mungkin tak pernah terbayang di benakmu,
bagaimana jika aku mendo'akanmu.

Kau tahu,
Aku pun tak percaya dengan rasa ini.
Aku pun takut jika nanti akan kecewa.
Bukan padamu,
Tapi pada perasaan ini.

Tak ingin berharap pada angan.
Hanya ingin mengikuti alur cerita selanjutnya.
Menyiapkan diri bila nanti akan sakit hati.
Menguatkan hati bila memang harus pergi.

Tosca

Sungguh ini salah,
Senja tidak untuk pagi,
dan Fajar bukan untuk sore.

Kacau.
Tak terkendali.

Tak seharusnya begini,
Tak seharusnya seperti ini.

Tapi bukan inginku,
bukan kendaliku,
bukan hasratku.

Semua mengalir seperti air.
Dengan sendirinya, mengikuti arus deras.

Rasanya ingin berhenti,
ingin berhenti dari segala kegelisahan,
ingin diam dan tak berjalan kedepan,
ingin berlari melupakan semua

Perih,
bukan maksud menyakiti.
Namun hati berjalan sendiri.