Selasa, 12 Juli 2016

[blues]

telah banyak purnama berlalu
tetes embun jatuh setiap paginya
air hulu mengalir hingga ke  muara
sampai aku lelah menunggunya

menunggumu,
sampai berdebu.

jika waktu tak dapant menjelaskan,
biarkan diamku yang menyampaikan,
lalu diammu yang menyimpulkan.

[bahwa tidak ada,
tidak ada apa-apa,
diantara kau dan aku]

No Colours Available

Ada yang mengganjal ketika malam telah datang
Bukan kegelapan ataupun kesunyian
Bukan juga angin yang sedang mengintari malam

Namun sang hati,
Mengganjal setiap kali malam datang

Entah,
Seperti ada yang tak tersampaikan
Seperti ada yang terpendam
Seperti ada yang tersiksa
Namun tak ada luka

Hilang,
Diri ini hilang terbawa angan
Tak ada lagi warna indah
Hanya terselip hitam putih yang kelam

Kesepian,
Dalam dunia yang hingar bingar



-(midnight)

Tak Berwarna

angin indah,
kenyataan pahit.

jatuh, lalu bangun.

ingin lupakan,
namun,
semakin sakit rasa ini

No Colours Available

Ada yang mengganjal ketika malam telah datang
Bukan kegelapan ataupun kesunyian
Bukan juga angin yang sedang mengintari malam

Namun sang hati,
Mengganjal setiap kali malam datang

Entah,
Seperti ada yang tak tersampaikan
Seperti ada yang terpendam
Seperti ada yang tersiksa
Namun tak ada luka

Hilang,
Diri ini hilang terbawa angan
Tak ada lagi warna indah
Hanya terselip hitam putih yang kelam

Kesepian,
Dalam dunia yang hingar bingar



-(midnight)