telah banyak purnama berlalu
tetes embun jatuh setiap paginya
air hulu mengalir hingga ke muara
sampai aku lelah menunggunya
menunggumu,
sampai berdebu.
jika waktu tak dapant menjelaskan,
biarkan diamku yang menyampaikan,
lalu diammu yang menyimpulkan.
[bahwa tidak ada,
tidak ada apa-apa,
diantara kau dan aku]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar