Kamis, 31 Mei 2018

Khaki

Selamat malam, untukmu.

Ribuan hari berlalu, ternyata kau masih seperti dulu.
Belum berubah. Masih menjadi sebuah misteri bagiku.
Ah, kau ini. Mengapa sulit sekali ditebak? Aku bingung.

Rasanya seperti bermain layang-layang.
Sempat Aku mengulur hati, menyudahi semua.
Bukan menyerah, namun merasa bersalah pada diri sendiri.
Pun ingin melepas beban di hati.

Namun ternyata Aku masih harus berusaha.
Berusaha melupakan.
Ternyata Aku masih harus menyimpanmu disini.
Di ruang hati, yang kusediakan khusus, untukmu.

Setiap kali aku berbisik pada hati,
"Baiklah. Sampai disini saja. Sudah cukup.",
Kau erap kali memasuki ruang mimpi.
Seakan hati memberontak, tak menyetujui.

Mungkin memang belum waktunya.
Belum saatnya bayangmu menghilang.
Atau, Tuhan sedang mengujiku dalam tenggang waktu yang lebih lama lagi.
Ingin mendengar keluhan,
Serta do'a-do'aku yang lebih [tak terdeskripsikan] lagi.

Ribuan hari yang lalu hingga saat ini, aku masih di sini.


- Aku, 30 May 2018 [ 22 : 44 ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar